Tugas Administrasi Pendidikan Luluk

Sabtu, 25 November 2017

TUGAS 2 - ANALISIS SWOT DAN CONTOH VISI MISI TUJUAN MADRASAH

ANALISIS SWOT, VISI, MISI, dan  TUJUAN SD MUHAMMADIYAH SRUNI 22 SURAKARTAAnalisis SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran). SWOT adalah singkatan dari Strenghths (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).
Ini adalah teknik untuk menyediakan kerangka kerja untuk mengidentifikasi secara sistematis posisi organisasi. caranya berhubungan dengan lingkungan eksternal dan masalah serta peluang yang dihadapi.
 Tujuan analisis SWOT adalah untuk memisahkan masalah pokok dan memudahkan pendekatan strategis serta untuk menemukan aspek-aspek penting dari kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada suatu lembaga sehingga mampu memaksimalkan kekuatan, meminimalkan kelemahan, mereduksi ancaman, dan membangun peluang.. Analisa SWOT adalah alat yang digunakan untuk mengidentifikasi isu-isu internal dan eksternal yang mempengaruhi kemampuan kita dalam memasarkan event kita. Analisa ini terbagi atas empat komponen dasar yaitu :1.      S = Strength , adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.
2.      W = Weakness , adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelamahan dari organisasi atau program pada saat itu.
3.      O = Opportunity , adalah situasi atau kondisi dari luar  yang memberikan peluang berkembang bagi organisasi di masadepan.
4.      T = Threat , adalah situasi yang merupakan ancaman yang datang dari luar yang dapat mengancam eksistensi organisasi di masadepan. (Udin,S.2007)
Dalam melaksanakan rencana dan strategi untuk mencapai apa yang dicitacitakan maka kita membutuhkan analisis dari manajemen pendidikan kita sendiri,mulai dari kekuatan,kelemahan,kesempatan dan ancaman baik dari luar maupun dari dalam. Sehingga,kita membutuhkan Analisis SWOT untuk menggambarkan keadaan yang sedang dihadapi atau mungkin akan dihadapi oleh lembaga pendidikan. Adapun hasil analisi SWOT dari SD Muhammadiyah Sruni 22 ini adalah ;1.      Strength / Kekuatan : motivasi guru dan siswanya tinggi sehingga mampu mengembangkan metode pembelajaran dan siswanya juga antusias dalam pembelajaran serta ektrakulikuler,perpustakaan yang kondusif beserta kelengkapan buku,laboratorium yang dilengkapi dengan alat praktik yang cukup baik,hubungan yang baik antara guru dengan guru maupun guru dengan siswa,pendekatan dan metode yang bervariasi dalam kegiatan PMB.
2.      Weakness / Kelemahan : rekruitmen guru dan staff yang terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan dan syarat karena unsur kekeluargaan,sebagian guru masih berstatus honorer dan mengajar ditempat lain,penerimaan siswa dengan tes namun masih ada yang menitipkan anaknya dari berbagai pihak,adapun gedung gedungnya sudah membutuhkan banyak perbaikan terlebih posisi Lembaga Pendidikan sering terkena banjir.
3.      Opportunity / peluang : dukungan Yayasan dalam melengkapi sarana dan prasarana,pengembangan Usaha sendiri untuk menambah pemasukan,dukungan dari Orangtua murid tinggi,kesesuaian sarana dan prasarana dengan tuntutan potensi dan perkembangan IPTEK.
4.      Threat / Ancaman : masih dipandangnya lembaga pendidikan Islam sebagai pendidikan nomor dua dibawah Sekolah Negeri,banyak Lembaga Pendidikan Islam yang jauh lebih favorit dan lebih memadai baik dari kurikulum,fasilitas,sarana dan prasarana , belum memiliki lapangan olahraga yang luas.
 A.    Kasus Dalam Lembaga Pendidikan Islam
Sebelum beranjak dari kasus Renstra dan Analisis SWOT dalam Lembaga Pendidikan SD Muhammadiyah Sruni 22 Surakarta,berikut ini adalah Visi dan Misi dari Lembaga Pendidikan tersebut.Visi : Menjadi Lembaga Pendidikan yang Islami dengan mewujudkan sumber daya yang cerdas,terampil,sehat dan unggul dalam prestasi.
Misi :
1. Menyelenggarakan pendidikan Islami yang unggul dan berprestasi2. mengembangkan budaya hidup bersih,sehat,cerdas dan terampil.3. meningkatkan kemampuan sumberdaya untuk terbentuknya siswa yang cerdas,terampil,sehat dan berprestasi. Tujuan1.      Memiliki lulusan yang unggul dalam prestasi agamis,akademik,maupun non akademik.
2.      Terlaksananya pembelajaran yang variatif dan inovatif.
3.      Memiliki administrasi kurikulum yang lengkap.
4.      Terwujudnya komitmen dan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional.
5.      Terwujudnya pengelolaan pendidikan partisipatif,transparan,dan akuntabel.
6.      Memiliki sarana dan prasarana yang memadai dalam PBM.
7.      Memiliki sistem penilaian beragam untuk semua mata pelajaran dan semua jenjang kelas.
8.      Memiliki sumber dana yang memadai.
 Sedangkan untuk mencapai rencana yang ingin dicapai maka diperlukan strategi yang diarahkan pada delapan standar nasional pendidikan yang terkandung di dalam PP No. 19 Tahun 2005,adapun strategi yang di canangkan untuk menggapai cita cita dan tujuan kedepannya adalah ;1.      Pengembangan kurikulum yang sesuai dengan standar isi dan kurikulum nasional.
2.      Pengembangan proses belajar yang aktif,inovatif,kreatif,efektif,dan menyenangkan.
3.      Pengembangan tenaga pendidik sesuai SNP dan tuntutan global.
4.      Pengembangan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan.
5.      Pengelolaan sekolah sesuai dengan SNP.
6.      Pengembangan dan penggalian dana pendidikan.
7.      Pengembangan implementasi sistem penilaian untuk semua mata pelajaran dan semua jenjang kelas.
8.     
Pengembangan sekolah yang kondusif,bersih,indah,dan ramah.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Assalamualaikum Template by Ipietoon Cute Blog Design